25 Apr 2013

0 Sang "Khalifah" Dan Rakyatnya


"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu yaitu negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu di dunia, dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." 
(QS. Al-Qashash ayat 77)

Entah kenapa malam ini sepulang dari rumah seorang sobat, sepanjang perjalanan teringat kembali berbagai pemandangan yang kusaksikan di "pulau seberang". Tanpa terasa, mataku jadi sedikit berkaca-kaca ketika teringat ayat ini.

Sobatku semua, manusia telah ditetapkan sebagai khalifah di bumi ini sejak awal diciptakan. 
Ada khalifah, berarti ada rakyat. Jika kita semua adalah khalifah, maka siapakah rakyatnya?

Seisi bumi inilah rakyat kita.

Mari renungkan sebuah perumpamaan tentang khalifah yang adil, mencintai, dan mensejahterakan rakyatnya. Tentu rakyatnya pun akan mencintai khalifah itu, dan dengan sepenuh hati akan menyumbangkan apapun yang dibutuhkan oleh khalifah itu. 

Namun bagaimana dengan khalifah yang zhalim, memeras rakyatnya tanpa berusaha mensejahterakan mereka. Tentu rakyatnya akan bergerak, berontak, atau bahkan menggulingkan sang khalifah itu.

Dan kini, panasnya aksi protes dari para "rakyat" kepada sang "khalifah" bernama manusia ini mulai terasa. Pemberontakan-pemberontakan kecil mulai terjadi di sana sini. Bencana dari langit dan bumi itulah wujudnya. 

Karena apa?

Karena mereka sedang menuntut hak nya yang selama ini ditindas oleh sang "khalifah".

Aku hanya bisa berharap, jangan sampai mereka melakukan kudeta yang tak mungkin bisa dikendalikan oleh siapapun selain Allah, Sang Pencipta. Kita patut bersyukur, karena mungkin selama ini kita masih terhindar dari amukan rakyat karena Allah-lah yang menahan mereka.

Sobatku semua, mari sayangi rakyat kita.
Sesungguhnya di mata Allah, kita adalah bagian dari mereka.

Video Penutup

21 Apr 2013

0 NAMAKU DUIT

Ehhmm... Perkenalkan...
Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia. Aku juga "bisa" merubah Perilaku, bahkan sifat Manusia' karena manusia mengidolakan aku. Banyak orang merubah kepribadiannya,­­­­ mengkhianati teman, menjual tubuh, menjual ayat Al Qur'an bahkan meninggalkan keyakinan imannya dan menjualnya ke syaitan, demi aku!

Aku tdk mengerti perbedaan orang saleh & bejat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin & terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.
Aku juga bukan org ketiga, tapi banyak suami istri pisah gara2 aku.
Anak dan orangtua berselisih gara2 aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku spt Tuhan, bahkan kerap kali hamba2 Tuhan lebih menghormati aku, padahal Tuhan sudah pesan jgn jadi hamba uang..

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?

Aku tdk pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tdk mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tdk akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa2 anda, anda harus menghadap sendiri kpd sang Pencipta lalu menerima penghakimanNYA.

Saat itu, Tuhan pasti akan hitung2an dgn anda, APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dgn baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN?

Ini informasi terakhirku:
Aku TIDAK ADA DI SURGA,
Jadi jangan cari aku disana.

Salam sayang,

Ttd












D U I T

Followers

Komentar Terkini

Make Your Own by Judhazt KASKUS
 

www.islamperspektif.blogspot.com Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates